Kamis, 12 April 2012

penantian yang sia-sia

Aku mengenal seorang sahabat yang amat baik. Kumengenalnya dari dulu kesetiaannya dan keikhlasan buatku menaruh rasa padanya. Namun kita didekatkan oleh suatu keadaan yaitu UAN SMA. Kita saling sharing mengenai ujian, tuker jawaban bahkan info mengenai perkuliahan kedekatan ini pun berlanjut  pada waktu kita sama-sama kuliah dia kuliah dimalang dan aq dimadiun sempat timbul rasa iri ku padanya karena dia kuliah di UM dan aku cuman dimadiun dengan jurusan yang sama yaitu biolgi tapi masih ada bedanya sich dia dia RSBI aq menuju nasional.
Yah kedekatan kita berjalan lancar melalui dunia maya sharing mengenai perkuliahan perasaan dan keadaanmu masih sering kita lakukan. Bahkan hari-hariku selalau diisi sms darinya. Semua ini berjalan lancar selama 1,5 tahun mendekati tahun kedua kedekatan ini mulai merenggang entah apa yang membatasi kerenggangan itu sampai sekarang tidk jelas.
Kuakui statusku dengannya gak jelas dibilang kita pacaran namun dia juga nyatakan cinta sama aku, dibilang kita sahabatan namun ketika dia ditanya temannya siapa ceweknya dia jawab diriku. Membingungkan kan???
aku sensiri saja juga merasa bingung. Awalnya aku berfikir apalah arti status itu yang penting kita enjoy dan saling mengerti dalam hubungan ini walaupun tak ada kejelasan status.
Tidak aku pungkiri selama itu pula aku juga mengharapkan dia menyatakan rasa cintanya ke aq seperti apa yang kurasa. Dan aku sangat yakin bahwa dia juga memilki rasa yang sama denganku. Entah perasaaan GR ku saja atau apa?????
Tiap malam minggu aku menanti smsnya karena kalau malam minggu dia gak begitu sibuk gak seperti hari-hari biasanya sibuk banget. Aku berusaha untuk ngertiin dan aku senang dia konsentrasi dengan kesibukannya itu.
Harapan ini rasanya rapuh ketika dia sms aku tentang ungkapan hatinya pada tanggal 7April 2012 pukul 19.29 yang isinya " Ada cew yg tak taksir bee,selama ini ax ngrasa kalo dia ngasih harapan ke ax smpai akhir'y td mlm jam20.00 dia ditembak seseorang& kabar buruk'y cew itu menerimanya" dengan perasaan kecewa dan sedih pun aku membalasny " kenapa kamu gak menembaknya bee?" dia jawab "ya aku sadar diri lah bee aku dengan dia bagaikan bumi dan langit...................." smsnya yang terakir pun aq bca dengan dada yang sangat terasa sesak. Kenapa beiby yang aku kenal tegar dan ikhlas menerima keadaan dia bicara begitu??
Tuhan sangat spesialkah cew itu sehingga beiby berfikiran seperti itu????
Disini aq berusaha untuk ikhlas dan memberinya perhatian ke dia walaupun rasanya hati ini sesak bee menerima kabar ini ternyata yang selama ini dia cintai BUKAN AKU TAPI DIA.
Penantian ini dan harapan ini sia-sia, aku salah dalam mengartikan kedekatan ini, yang menjadi pertanyaan dibenaaku "tak adakah perasaanmu sedikitpun ke aq beib?" "Kau anggap apa kedekatan kita selama ini beib?"
Sudahlah buat apa aku merengek dengan semua kejadian ini, aku harus tegar karena itu pelajaran yang aku ambil dari kedekatan kita beib.
Biarlah ini semua menjadi cerita dihidupku tanpa perlu kau tw akan perasaanku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar